Senin, 06 April 2020

Faktor Warming Up dan Cooling Down


Mata Kuliah : PPC (Pencegahan Perawatan Cedera)
Faktor Warming Up dan Cooling Down
Apabila kita tidak melakukan warming up (pemanasan) sebelum melakukan aktivitas olahraga akan menimbulkan gejala cedera yang tidak diinginkan oleh atlet atau siapapun dan cedera tersebut datangnya tidak terduga. Kenapa harus melakukan pemanasan agar otot-otot didalam tubuh tubuh kita tdak terlalu tegang dan  meningkatkan aliran darah ke otot yang berarti menambah jumlah asupan oksigen dan nutrisi. Otot pun disiapkan untuk melakukan kerja yang lebih berat ketimbang biasanya. Pemanasan juga menaikkan suhu tubuh dan membuat oksigen terpakai dengan lebih baik. Meningkatnya aliran darah membuat syaraf lebih mudah mengendalikan impuls pada otot. Ya, ini meningkatkan performa selama olah raga.
Adapun alasan mencegah cedera, ini karena pemanasan berarti Anda melumasi sendi sehingga bekerja dengan lebih baik. Banyak pelatih mengatakan, pemanasan juga menyiapkan mental Anda agar lebih siap berolah raga. Ketika otot bekeja lebih keras dari biasanya, asupan oksigen dan nutrisi dibutuhkan lebih banyak. Keduanya menyuplai tubuh dengan elektrolit yang dibutuhkan untuk impuls agar otot berkontraksi. Selain implus otot, juga menghasilkan glukosa dan serangkaian reaksi kimia yang memproduksi molekul Adenosine Triphosphate (ATP). ATP ini menggerakkan elektrolit dan molekul lainnya ke luar dan masuk sel tubuh.
Perilaku yang tidak sportif menimbulkan respon yang sama atau lebih jelek lagi. dan oleh karena itu juga cedera yang sama seringkali diderita baik oleh pelaku maupun oleh calon korbannya. Sebagai contoh niat untuk menendang kaki lawan dalam permainan sepak bola malahan kaki kita yang kesakitan karena sudah ada unsur yang tidak baik dalam diri ya.

Warming Up/Pemanasan
Pemanasan sebelum melakukan latihan yang berat dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Latihan ringan selama 3-10 menit akan menghangat kan otot sehingga otot lebih lentur dan tahan terhadap cedera. Metode pemanasan yang aktif lebih efektif daripada metode pasif seperti air hangat, bantalan pemanas,ultrasonik atau lampu infra merah. Metode pasif tidak menyebabkan bertambahnyasirkulasi darah secara berarti.Latihan peregangan tampaknya tidak mencegah cedera, tetapi berfungsi memperpanjang otot sehingga otot bisa berkontraksi lebih efektif dan bekerja lebih baik. Untuk menghindari kerusakan otot karena peregangan,hendaknya peregangan dilakukan setelah pemanasan atau setelah berolah raga, dan setiap gerakan peregangan ditahan selama 8 hitungan. Manfaat pemanasan dan pendinginan pada olah raga terutama untuk membantu mencegah terjadinya jantung koroner. Saat melakukan olahraga tentu saja nantinya akan terjadi aliran darah ke jantung, yang membuat jantung menjadi bekerja lebih berat. Dengan pemanasan terlebih dahulu, nantinya jantung tidak kaget. Jika tidak melakukan pemanasan, maka aliran darah yang menjadi lebih cepat dapat menyebabkan jantung kaget , sehingga dapat mmepengaruhi resiko terkena jantung koroner menjadi lebih besar.
A.    Manfaat Pemanasan Sebelum Melakukan Aktivitas Olahraga.
§  Dengan melakukan pemanasan olahraga maka darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen akan mengalir ke otot sehingga siap untuk dipacu kerja lebih berat.
§  Untuk mengindari cedera. Efek, Dampak, dan Akibat Tidak Melakukan Pemanasan Olahraga sendi dan tulang dapat mengakibatkan cidera otot dan cedera sendi. Sudah barang tentu cedera tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga perlu perawatan medis lebih lanjut
§  Memperlancar aliran darah melalui otot-otot aktif.
§  Meningkatkan detak jantung sehingga dapat mempersiapkan kerja sistem jantung dan pembuluh darah (cardiovaskular)
§  Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
§  Memperlancar pertukaran (pengikatan) oksigen dalam hemoglobin.
§  Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal saraf yang mengendalikan gerakan tubuh
§  Meningkatkan efisiensi dalam proses, sehingga memudahkan otot-otot berkontraksi dan rileks secara lebih cepat dan efisien.
§  Mengurangi adanya ketegangan pada otot.
§  Meningkatkan kemampuan jaringan penghubung dalam gerakan memanjang atau meregang.
§  Meningkatkan kapasitas kerja fisik atlet dan peningkatan kondisi tubuh atlet secara psikologis.

B.     Efek Samping Karena Tidak Melakukan Pemanasan Sebelum Berolahraga
Bisa saja terjadi cedera saat melakukan aktivitas olahraga seperti cedera otot bisa berbentuk keseleo, salah urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya. Tanpa melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan aktivitas olahraga yang dominan menggerakkan otot, sendi dan tulang dapat mengakibatkan cidera otot dan cedera sendi. Sudah barang tentu cedera tersebut akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga perlu perawatan medis lebih lanjut.


Cooling Down/Pendinginan
Menurut penjelasan Dr. Haryo Tilarso SpKO. FACSM, bahwa tidak ada batasan waktu signifikan dalam melakukan pendinginan, hanya saja batasan tersebut mengacu pada hitungan denyut nadi per menitnya. Jika seseorang dalam keadaan fit, maka stabilitas denyut nadinya akan pulih dalam waktu 3 menit per 100. Namun alangkah baiknya jika pendinginan dilakukan sesuai dengan waktu pemanasan, kurang lebih 7 – 10 menit.
Memang seluruh gerakan dalam olahraga memiliki fokus dan tujuan masing-masing. Anggap saja dengan warming up, yang tujuannya mempersiapkan kondisi tubuh agar terasa fit dan lentur saat menghadapi gerakan inti. Cooling down juga memiliki sasaran dan tujuannya, yaitu meningkatkan fleksibiltas tubuh dengan mengembalikan kondisi seperti semula melalui gerakan ringan. Selain itu, upaya melakukan pendinginan bermaksud untuk menurunkan denyut jantung yang berdegup cepat menjadi stabil sebagaimana kondisi awal.
A.    Manfaat dan tujuan dari Cooling Down :
§  Mengurangi resiko cedera
§  Menurunkan intensitas latihan
§  Supaya suhu tubuh kembali keadaan semula
§  sepaya otot-otot kembali kekeadaan semula/tidak tegang Macam-Macam Bentuk.
`     Latihan Cooling Down :
§  Peregangan statis

B.     Efek Samping Tidak Melakukan Pendinginan (Cooling Down)
Banyak kejadian yang sangat disayangkan dalam berolahraga. Diantaranya ketika seseorang menghentikan latihan secara mendadak, maka tiba-tiba kepala akan merasa pusing, pengelihatan menjadi samar, bahkan tubuh akan kehilangan keseimbangan serta menyebabkan jatuh pingsan.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar